Kenapa Harus Sudan?

 


          Mungkin kalian bertanya-tanya, kenapa harus Sudan? Kenapa bukan negara lain?

     Well, aku merasa semua negara memiliki kualitas pendidikan yang bagus dan sesuai standar. Pun dengan Indonesia. Dan aku tidak akan membanding-bandingkan taraf pendidikan antar negara. Bagiku yang terpenting bagaimana proses belajarnya dan tanggung jawab setelah lulus nanti.

     Namun secara garis besarnya aku akan menjawab dengan sangat ringkas dan mudah. Aku berkuliah di Sudan ini karena sepemahaman dengan sanad keilmuannya. Semua berawal dari keinginanku untuk mempelajari ilmu syar'i lebih dalam. Dari keinginan itu, aku mulai mencari tahu beberapa negara di Timur Tengah yang berkiblat pada Ma'had Aly. Sejak saat itulah aku menjadikan Sudan sebagai tujuan studiku selanjutnya.

     Apalagi di Sudan tidak mengharuskan perempuan menggunakan mahram. Disamping itu, kebetulan aku memiliki kerabat yang sudah lebih dulu menjadi dosen di sini, sehingga orang tuaku pun merasa lebih tenang menitipkan anaknya pada orang yang latar belakangnya sudah jelas.

     Tapi, benarkah memiliki privilege itu membuatku terus mendapatkan kemudahan? Kehilangan cemas berlebihan? Bisa mudah mendapatkan teman? Beneran nih sehebat itu peran privilege?

     Sebenarnya, keberadaan kerabatku memang banyak membantu. Tapi, aku tidak bersama dia selama 24 jam. Sehingga, aku pun memiliki waktu membandingkan mahasiswa baru yang berada di sini dengan atau tanpa privilege.
 

Muna Syahidah
Mahasiswi KIIFAL
Sumber ilustrasi: Istock


Posting Komentar

0 Comments

Formulir Kontak