Terhangat

4 Tips Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Spanyol

Sumber: Dokumentasi penulis


          Negara Spanyol terkenal dengan budaya multikulturalnya. Berbagai jenis spot wisata membuat negara ini banyak diidamkan para wisatawan di seluruh dunia. Negara matador ini, selain memiliki keindahan alam dan sejarah yang begitu menakjubkan, juga memiliki tingkat pendidikan yang modern dan sangat berkembang pesat. Inilah mengapa, beberapa kampus dari negara ini termasuk kedalam 200 kampus terbaik di dunia, diantaranya Universitat de Barcelona, Universitat Autónoma de Barcelona, Univeristat Autónoma de Madrid dan Universidad de Granada.

    Sistem pendidikan yang berskala international dengan biaya pendidikan yang tergolong lebih murah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, membuat Spanyol sangat layak untuk menjadi pertimbangan negara tujuan studi. Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan mengulik beberapa tips ringan untuk teman-teman yang ingin mendaftarkan diri dengan beasiswa ke kampus negara Spanyol. 

  1. Don’t be shy and wasting your time! Cobalah untuk bertanya dan mencari informasi

    Spanyol terkenal dengan sikap transparansi dan mengutamakan diskusi, hal ini juga terlihat dari beberapa platform admission atau enrollment kampus. Menahan diri untuk menunggu informasi atau masih berpikir malu untuk bertanya, akan membuat dirimu ketinggalan dan melewatkan kesempatan. Oleh karena itu, mulailah untuk mencari beasiswa kampus atau project funding di kampus-kampus tujuan, sebab ada banyak program funding dari beberapa kampus atau professor yang sayang untuk dilewatkan. Informasi untuk beasiswa atau funding research ini bisa didapatkan dari laman kampus masing-masing atau bertanya langsung ke contact center kampus tujuan.

  2. Fokuskan minatmu dan buatlah daftar kampus beserta besiswanya.

    Terlalu banyak alternatif jurusan akan membuatmu sulit fokus. Alhasil dalam penyusunan berkas, isi atau konten berkas-berkas akan terasa biasa dan hal ini akan membuat reviewer akan sulit menemukan point of view dari dokumen yang kamu kirim, dan menganggapmu kurang serius atau kurang layak untuk diterima. Di sisi lain, tujuan untuk memfokuskan minat adalah bertujuan untuk memudahkanmu dalam membuat daftar kampus dan beasiswa tujuan (campus and scholarship list). Semakin banyak deretan list yang kamu miliki dengan konsentrasi minat yang sama akan membuatmu lebih percaya diri dan membuat peluang yang lebih besar untuk diterima di bidang kesukaanmu tanpa harus memaksana diri untuk menyukai bidang lain yang belum tentu kamu sukai.

  3. Sebelum submit berkas, lakukan mini-research dulu!

    Banyak dari pelamar kampus atau beasiswa yang sering gagal dalam seleksi administrasi dikarenakan mereka hanya fokus pada diri mereka sendiri tanpa melihat interest campus dan penyedia beasiswa itu sendiri. Penting untuk melakukan sedikit research, minimal terhadap bidang yang akan kamu masuki. Research ini bisa diawali dengan mengetahui tentang tujuan atau visi misi penyedia beasiswa, apakah mereka bergerak dengan bidang yang sama denganmu atau tidak, fasilitas apa saja yang mereka sediakan untuk mendukung studi kamu, atau mata kuliah apa saja yang akan kamu pelajari jika berhasil masuk ke kampus tersebut. Dengan memperhatikan beberapa aspek tersebut dapat membuat reviewer merasa lebih yakin bahwa kamu benar-benar yakin dan menaruh minat untuk menjadi kandidat mereka.

  4. Jadikan CV dan motivation letter sebagai senjatamu!

    Untukmu yang sekarang dalam proses meyakinkan diri tuk melanjutkan studi di luar negeri, step kali ini sangat penting untuk kamu persiapkan sedini mungkin. Banyak dari calon mahasiswa luar negeri, baru akan menyesal ketika akan mendaftar, dikarenakan waktu semasa kuliah atau bersekolah digunakan untuk hal-hal yang tidak dapat mendukung studi atau karir mereka kedepannya. Susunlah dan pilihlah kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan memberikan nilai tambah di curricullum vitae (CV)  kalian. Seperti, jika kalian ingin melamar ke bidang mikrobiologi, mulailah terjun ke dalam organisasi yang bergerak dalam penelitian ilmiah ataupun mengasah diri dengan mengikuti beberapa kompetisi ilmiah. Disamping akan memperkuat CV yang akan kamu buat nanti, kegiatan-kegiatan ini juga bisa menjadi senjatamu dalam menyusun motivation letter. Dalam penyusunan motivation letter, kamu diharuskan untuk menulis background, alasan dan apa yang bisa kamu lakukan jika berhasil diterima oleh pihak kampus atau pihak penyelenggaran beasiswa. Semakin linier background-mu atau kegiatan-kegiatan apa saja yang telah kamu lakukan dengan bidang yang kamu lamar, semakin tinggi juga peluangmu untuk diterima.

      Sekian beberapa tips ringan, tetapi sangat berpergaruh yang telah kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan pantang semangat untuk memperjuangkan cita-cita ya! Man jadda wajadda, siapa yang bersungguh-sungguh dia akan yang akan menuai hasilnya.

 

 

Oleh: Israini Wiyulanda Iskandar

Lulusan S2 Universitat Autónoma de Barcelona, Spanyol)

Tidak ada komentar