Terhangat

Penyaluran Bantuan Banjir Sudan Gelombang Pertama


(El-Nilein News)
– Khartoum (23/09/2020) Tim Penyaluran Bantuan “Sudan Memanggil” bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan di Sudan (Al-Manaroh) telah menyalurkan bantuan kepada korban banjir Sudan untuk gelombang pertama pada Selasa (22/09) di daerah Jail Barri bersama 50 partisipan. Tim bantuan terdiri dari beberapa organisasi kemahasiswaan dari ormas, orpol serta lembaga kemanusiaan dari Mahasiswa. 

Penggalangan dana bantuan yang dimulai sejak (11/09/20) ini berhasil terkumpul sebesar Rp125.378.491 + 38.675 SDG yang kemudian dibelanjakan untuk membeli bahan-bahan makanan, paket sembako, serta alat-alat kebutuhan lainnya. Untuk penyaluran tahap pertama sebesar 100 juta rupiah, dan sisanya akan disalurkan untuk tahap kedua.

Penyaluran bantuan sendiri difokuskan di wilayah Jail Barri yang  merupakan salah satu wilayah langganan banjir. Lokasinya sekitar 2 jam dari kota Khartoum.


Dengan mengendarai bus dan truk yang membawa bahan makanan Tim Bantuan sampai di lokasi sekitar pukul 9 pagi. Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan penerima bantuan, lembaga kemanusiaan Sudan (Al-Manaroh), serta ketua PPI Sudan sebagai perwakilan dari Tim Penyaluran Bantuan.

Bantuan yang diberikan berupa 200 paket sembako yang terdiri dari; gula (10 kg), tepung (10 kg), adas (2 kg), beras (2 kg), minyak (4,5 liter), dan 1 buah kelambu, serta bahan makanan pokok lainnya untuk diberikan kepada 200 kepala keluarga.

Korban banjir sendiri untuk saat ini masih diungsikan di tenda-tenda darurat yang berjarak sekitar 1 km dari area banjir. Dan hari ini merupakan hari ke-17 mereka diungsikan.


“Kami tidak bisa sampai ke rumah pemukiman, karena akses jalan menuju ke sana terputus, sementara perahu pun hanya bisa mengantar kami sampai setengah perjalanan saja,” jelas Habib kepada El-Nilein News saat mencoba menyambangi pemukiman penduduk.

Selain agenda penyerahan bantuan kepada korban banjir, Tim juga mengadakan “Trauma Healing” yang dikoordinir oleh panitia Keputrian PPPI Sudan kepada anak-anak yang terdampak untuk memulihkan kembali semangat mereka.

“Tidak hanya sandang dan pangan, bantuan yang kita laksanakan juga meliputi edukasi seputar menggambar dan menulis, serta diselingi dengan games,” pungkas Laili Maya selaku koordinator keputrian PPPI Sudan.

Bani Arijan selaku perwakilan dari Tim Sudan Memanggil mengungkapkan, “Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang sudah mempercayakan bantuannya melalui kami. Mudah-mudahan bantuan akan terus berkala dan semoga semua elemen bisa ikut terpanggil meringankan beban saudara kita di Sudan dan semoga para korban tetap tegar dan tidak berkecil hati,” tukasnya kepada El-Nilein News. [Falah Aziz]

 

Tidak ada komentar