Terhangat

Musabaqoh Tsaqofiyyah oleh Persatuan Pelajar Putri Indonesia di Sudan

Jum'at, 14 April 2017 Persatuan Pelajar Putri Indonesia sukses menggelar acara Musabaqoh Tsaqofiyyah 2017 dengan tema "Tsaqofah qowiyyah, hayah row'ah". Tahun ini merupakan kedua kalinya PPPI Sudan menyelenggarakan acara Musabaqoh Tsaqofiyyah. Tema yang diusung mempunyai pesan bahwa kehidupan yang diisi dengan warna-warni tsaqofah beserta khazanah keilmuan yang beragam, akan menjadikan hidup lebih berarti.

Musabaqoh Tsaqofiyyah tahun ini diadakan di gedung utama kampus International University of Africa putri. Panggung utama terletak di salah satu ruang kelas terbesar dengan kapasitas 300-400 orang, sedangkan ruang perlombaan tersebar di beberapa titik ruangan kelas.

Acara yang dikoordinatori oleh Bidang Pendidikan dari Persatuan Pelajar Putri Indonesia tersebut dibuka langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea. Dalam sambutannya yang diterjemah langsung oleh ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Sudan, Soleh Al Djufri, Bapak Burhanuddin Badruzzaman menyampaikan apresiasinya terhadap acara besar ini. "Orang yang pintar dalam belajar atau sukses dalam belajarnya(dikelas) itu hal yang biasa. Tapi jika orang yang sukses belajar dan aktif juga di organisasi itu yang luar biasa. Dia bisa menyeimbangi antara keduanya. Tetapi kalau terlalu larut dalam organisasi kurang baik karna mengabaikan kewajibannya yaitu belajar." Kata Bapak Burhanuddin dalam sambutannya.

"Terimakasih kepada para peserta yang telah mengikuti acara MT 17, kepada para donatur dan beberapa pihak yang telah melancarkan acara ini. Dan tak lupa terimakasih banyak kepada panitia yang telah menyiapkan acara ini dari awal hingga akhir." Kata Ketua Pelaksana, Nur Azizah di akhir laporannya.

Kesuksesan gemilang yang diraih terlihat dari antusiasnya peserta dari berbagai negara yang turut serta menghadiri acara tersebut, di antaranya mahasiswi Thailand, Malaysia, Kenya, Somalia, Tanzania, Nigeria dan Sudan. Ini bukan di khususkan untuk mahasiwi IUA saja, melainkan dari berbagai kampus di Sudan seperti, Omdurman Islamic University, University of the Holy Qur'an and Islamic Sciences, dan Zaiem Al Azhary University.

Lomba yang diadakan tahun ini adalah Musabaqoh Hifzhul Qur'an, Musabaqoh Qiro'atul kutub, Musabaqoh Al-Musalsalah, Nasyid, Iklan, Speeling Bee, Khitobah, Ranking 1 dan Reportase kesudanan. Di mana perlombaan kali ini, seperti tahun sebelumnya, mayoritas pemenang berasal dari negara Indonesia, sehingga Indonesia kembali meraih juara umum.

"Bahagia sekali bisa ikut acara ini, terima kasih kepada Indonesia yang telah mengadakan acara yang bagus ini" Tutur Hasanah asal Nigeria yang merupakan peserta dari Lomba khitobah./Nusaibah

Tidak ada komentar