Terhangat

Semarak Pagelaran Malam Kebudayaan Indonesia



Khartoum. Acara Malam Kebudayaan Indonesia yang berlangsung kemarin malam tanggal 29 Oktober 2016 berjalan sukses, acara yang bertempat di Africa Conference Hall ini yang semula dijadwalkan dimulai pukul 20.30 waktu Sudan terpaksa ditunda setengah jam dari jadwal dan baru dimulai pada pukul 21.00 waktu Sudan.

Acara ini merupakan acara Kebudayaan terbesar yang pernah dimotori pihak International University of Africa dan Ikatan Mahasiswa Indonesia IUA di Sudan, acara ini pun menjadi perhatian yang sangat besar bagi seluruh pelajar Indonesia di Sudan dan umumnya para Mahasiswa asing di International University of Africa. Di dalam acara ini terdapat dua acara inti yaitu Malam Kebudayaan Indonesia yang menampilkan para Mahasiswa Indonesia dengan berbagai atraksi kebudayaan khas Indonesia dan Pameran Indonesia yang menampilkan pakaian adat, alat musik, maupun alat kesenian asli Indonesia lainnya.

Para tamu kehormatan yang diundang dalam acara ini pun turut hadir seperti Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Bapak Drs. Burhanuddin Badruzzaman, Rektor Universitas Internasional Afrika, Dr. Kamal 'Ubaid, Pimpinan Markas Islam Afrika, Bagian Kebudayaan Universitas Internasional Afrika, Pembimbing Mahasiswa Indonesia Dr. Busyro dll.

Acara yang dipimpin oleh Saudara Rifat Mubarok dan Muhammad Ruchiyat Hariri ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang selanjutnya sambutan dari Presiden Ikatan Mahasiswa Indonesia IUA, Saudara Abdurrahman Sibghatullah, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Malam Kebudayaan Indonesia secara simbolik oleh Bapak Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Bapak Drs. Burhanuddin Badruzzaman dengan pemotongan tumpeng.

Ada 8 penampilan yang ditampilkan yaitu: perkusi, Drama dengan judul Bhinneka Tunggal Ika, Vokal Grup, Tari Ya Saman, Beladiri, Pemutaran Video seputar Indonesia, Hadroh, Syair, Angklung, dan Pencak Silat. Keseluruhan acara sangat memukau dan mengundang decak kagum para penonton yang mayoritas para mahasiswa asing dari berbagai negara, terbukti selama acara berlangsung tepuk tangan sangat sering terdengar dan juga mulai dari awal sampai akhir acara masih banyak penonton berdiri ikut menyaksikan meski tak kebagian kursi.

Kesuksesan Malam Kebudayaan Indonesia kemarin malam tak terlepas dari dukungan pihak KBRI Khartoum dan juga PPI Sudan yang sedari awal siap untuk ikut berkontribusi dalam acara ini seperti membantu dalam kepanitiaan acara, penyediaan beberapa pakaian adat, pemakaian alat-alat musik dan beberap barang-barang kesenian khas Indonesia untuk dipamerkan.

Diperkirakan hampi seribu penonton hadir dalam acara ini. Sedari awal Majalah el Nilein Sudan sebagai media partner untuk event besar ini juga gencar menyebarkan poster-poster dan juga undangan terbuka melalui medsos ke khalayak WNI di Sudan, Masyarakat Sudan maupun warga negara asing di Sudan.

Akhirnya acaranya ini pun sukses besar membuat para penonton yang kagum dan mampu menjadi salah satu sumbangsih Mahasiswa Indonesia di Universitas Internasional Afrika untuk mengenalkan budaya, pariwisata maupun pendidikan Indonesia ke kancah internasional./nas

Tidak ada komentar