Terhangat

#PPI | MEWAKILI PELAJAR SEDUNIA DI SUDAN, KETUA PPI SUDAN MEMBERIKAN SAMBUTAN DALAM FESTIVAL WAFIDIN |

KHARTOUM - Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan Saleh Al Djufri didaulat untuk memberikan sambutan sebagai perwakilan seluruh organisasi mahasiswa asing dalam acara festival pada hari Sabtu (4/6) yang diadakan oleh Non-Sudanese Welfare Organization, atau yang biasa dikenal sebagai organisasi Wafidin. Festival ini dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Sudan dan Sekjen Organisasi Wafidin, serta sekitar 300 orang mahasiswa asing dari berbagai negara.

Dalam sambutannya yang disampaikan dalam bahasa arab, Saleh mengungkapkan kecintaan dari para mahasiswa asing kepada negara Sudan yang telah menjadi rumah besar kedua bagi mereka. Kemudian tidak lupa juga Saleh menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada organisasi Wafidin atas sumbangsih besarnya dalam membantu mahasiswa untuk belajar di negeri dua nil. Saleh berharap kepada seluruh pihak yang berkepentingan agar berkontribusi secara penuh dalam mewujudkan kegiatan-kegiatan yang positif bagi kemajuan pendidikan. Saleh menyitir hadits Rasulullah yang berbunyi, “Barangsiapa yang tidak berterimakasih kepada manusia, maka ia tidaklah bersyukur kepada Allah.”

Selain sambutan dari Ketua PPI Sudan, mahasiswa IUA asal Indonesia Muhammad Yusron juga diberikan kesempatan menjadi qori’ acara, termasuk tim hadrah Muslimat PCI NU Sudan yang juga turut memeriahkan festival ini sebagai perwakilan seluruh mahasiswi Indonesia.

Sekjen Wafidin Ir. Muhammad Abdullah Al-Qadi dalam sambutannya berharap para mahasiswa asing dapat menjadi duta masyarakat Sudan saat mereka kembali ke tanah air masing-masing. “Ketimbang memakai cara-cara dan teori diplomasi yang rumit,” ujarnya, kedatangan para mahasiswa asing merupakan pangkal diplomasi yang lebih praktis, sebagaimana diungkapkannya.

Adapun Menteri Kebudayaan Mr. Al-Tayeb Hassan Badawi berujar dalam sambutannya bahwa dirinya beserta pemerintah dan rakyat Sudan merasa berbahagia dengan adanya para mahasiswa asing. Para mahasiswa asing dianggap telah menjadi teladan budi pekerti dan persaudaraan bagi masyarakat Sudan. Badawi berharap momentum bulan Ramadhan dapat menjadi kesempatan bagi dirinya untuk lebih banyak berkomunikasi dengan para mahasiswa asing. Sebagai tambahan informasi, Badawi menyampaikan rencana organisasi pendidikan islam sedunia (ISESCO) untuk menjadikan kota Sinnar di provinsi Gezira sebagai ibukota kebudayaan islam se-wilayah arab pada tahun 2017.

Acara festival yang digelar di Taman Budaya Sudan ini merupakan penutupan Program Musim Panas yang diadakan oleh Wafidin. Organisasi Wafidin merupakan lembaga pelayanan terkemuka di Sudan yang berkonsentrasi menyalurkan beasiswa untuk mahasiswa asing. Saat ini ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia dapat menikmati pendidikan berbasis beasiswa di Sudan berkat peran aktif Wafidin setiap tahunnya./Syauqi

berita terkait : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1001386306642008&id=810761255704515

Tidak ada komentar