Terhangat

Dalam Dekapan Mendung


Kemarilah lelah....
Pijakan sayap patah memanggilmu
Jejak-jejak risau menghilang
Kosongkan ruang tak terisi serbuk

Tatapan dunia lain memikau
Dekap erat gelap gulita 
Lorong-lorong jangan sampai terang
Peduli buta pada cahaya merah

Hitammu masih menemani putih
Aksi masa berbaris didepan
Menyapa mendung yang disambar hujan

Merdu nian suara halilintar
Hujan amat rintik
Setetes air basahi lelah

Kemarilah hati....
Bintik lukamu telah sembuh
Pertiwi mendekap dalam doa
Kiprahmu putih
Bawakan karib pertiwi pada kedamaian

Tidak ada komentar